praktik-cover

Semester 6: Praktik Studio Sebagai Syarat peroleh SKPI


atvi.ac.id Guna memperoleh Surat Keterangan Pendampaing Ijazah (SKPI), mahasiswa tingkat akhir (semester 6) ATVI melaksanakan praktik studio. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari ( 12, 13, 19, dan 20 November 2016) dan dipusatkan di studio 3 Indosiar.

Menurut Wakil direktur III Bidang Kemahasiswaan, Handy Utama praktik studio sebagai syarat memperoleh  SKPI sangat penting bagi mahasiswanya, mengingat SKPI merupakan dokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik, kompetensi dan prestasi bagi pemegangnya.

“ SKPI ini juga dapat dikatakan sebagai rekam jejak mahasiswa dalam Perkuliahan selama 3 tahun, dengan adanya SKPI ini segala macam kegiatan kita selama perkuliahan dapat digambarkan disini, bagi lulusan dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang dikuasai  ”, ucapnya.

Kendati telah berulangkali melaksanakan praktik studio, rasa gugup acap kali dirasakan oleh  mahasiswa yang melaksanakan praktik, terlebih terjun langsung ke studio TV yang sesungguhnya dan memakai peralatan standar berskala Industri. Hal ini disampaikan oleh Dewi Anggulimala mahasiswi yang bertindak sebagai Produser dalam Praktek Studio tersebut.

“Gugup sih, tapi rasa gugup ini dapat diatasi dengan mengingat pengalaman-pengalaman yang lalu seperti PKN dan PKL yang telah kami dijalani” , ujarnya.

Dewi juga mengakui praktik kali ini memberikan banyak pelajaran berharga, sebagai Produser dia harus mampu memahami situasi dan menjaga kekompakan tim.

praktik1

“Sebagai Produser mencoba untuk memahami situasi, menyatukan berbagai ide dari masing-masing rekan, bertukar pikiran dan meluangkan waktu untuk memeriksa ulang hal-hal yang menjadi faktor pendukung dalam Praktek Studio ini,  ujarnya.

Dalam praktik studio ini para mahasiswa melakukan sejumlah persiapan khusus seperti, menentukan ide, membuat konsep, rundown acara hingga  menentukan talent semua dilakukan dengan acuan standar produksi Stasiun TV.

Istimewanya pihak Indosiar terlibat aktif dalam kegiatan ini, yakni memberikan bantuan berupa tenaga berupa instruktur untuk mementoring setiap jobdesk yang diambil mahasiswa.

Pembimbing praktik studio, Drs. Edward Diansyah berharap mahasiswa tingkat akhir yang mengikuti praktik studio harus senantiasa mengikuti perkembangan teknologi TV.

“Yang terpenting para mahasiswa harus selalu mengupdate tekhnologi, karena kita tahu dunia broadcast identik dengan kemajuan tekhnologi, peralatan baru, kemudian sistem baru serta mereka harus banyak belajar dan membandingkan  program-program televisi karena itu mempercepat proses pengalaman mereka”.

Sebagai informasi mahasiswa yang telah menjalankan praktik akan mendapatkan sertifikat dan CD-File yang  menerangkan bahwa mahasiswa bersangkutan telah mengikuti praktik studio dan memiliki kompetensi yang cakap sehingga siap terjun ke dunia kerja.

 

Oleh: Simon Rodriques