PENERIMAAN MAHASISWA BARU Baner 2017

Sejarah


ATVI
Sejarah berdirinya Akademi yang semula berama Akademi Teknologi Komunikasi dan Informasi (ATKI) ini diawali dengan  keinginan luhur untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi, dengan spesifikasi program studi di bidang pertelevisian. Hal ini dilakukan mengingat perkembangan televisi yang semakin pesat dewasa ini, semakin meningkatkan kebutuhan akan tenaga Broadcaster yang andal. Sebagaimana telah disinggung  sebelumnya, dengan meningkatnya kebutuhan di atas serta relatif terbatasnya Perguruan Tinggi Swasta yang mengelola bidang Broadcaster, maka PT Indosiar Visual Mandiri (Tbk) melalui Akte Notaris Soepawi, SH. Nomor 05 tanggal 11 Juni 1997 mendirikan Yayasan Indosiar yang bertujuan membantu pemerintah  memproduksi tenaga-tenaga Broadcaster yang andal dan siap pakai guna mengantisipasi kekurangan tenaga Broadcaster di masa mendatang  dengan mendirikan Akademi Teknologi Komunikasi dan Informasi yang kemudian disingkat ATKI. Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor : 20/D/O/1998 tanggal 8 April 1998, ATKI memperoleh ijin penyelenggaraan. Selanjutnya, pada tanggal 30 April 2010, ATKI memperoleh Akreditasi “B” berdasarkan Keputusan Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor : 01/BAN-PT/2010. Mengacu pada peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, bahwa setiap program studi wajib memperpanjang ijin penyelenggaraan setiap 4 (empat) tahun sekali maka ATKI telah melakukan ijin perpanjangan penyelenggaraan pendidikan berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 8181/D/T/K-III/2011 tanggal 2 Agustus 2011. Sejalan berkembangnya  proses belajar mengajar yang didukung dengan  perubahan/penyesuaian kurikulum  yang lebih menitikberatkan pada peningkatan mutu pembelajaran, dimana secara rutin perguruan tinggi melakukan evaluasi terhadap kesesuaian materi kuliah yang diajarkan, maka mulai dari penyusunan silabus, proses belajar mengajar, praktik, bahkan peningkatan kualitas staf pengajar menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam  kegiatan lokakarya (workshop). Berdasarkan pengamatan pada aspek pertumbuhan dan perkembangan dunia industri penyiaran pertelevisian di Indonesia yang semakin pesat, Pengurus Yayasan Indosiar telah menyetujui perubahan nama Akademi Teknologi Komunikasi dan Informasi menjadi AKADEMI TELEVISI INDONESIA (ATVI) melalui Keputusan Pembina Yayasan Indosiar di Jakarta,  tanggal 31 Januari 2013.