Workshop ATVI 2019 Mempersiapkan Kurikulum untuk Menyongsong Era Industri 4.0 COVER

Workshop ATVI 2019 Mempersiapkan Kurikulum untuk Menyongsong Era Industri 4.0


Workshop digelar selama tiga hari, mulai tanggal 29 sampai 31 Januari 2019 di Senayan City Tower, Jakarta Pusat. Dihadiri oleh seluruh Dosen dan Staf Akademi Televisi Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan kemudahan-kemudahan fasilitas, pelayanan pendidikan, dan pelayanan mahasiswa.
  2. Meningkatkan upaya memenuhi peraturan-peraturan pemerintah tentang pendidikan tinggi.
  3. Meningkatkan kualitas pendidikan ATVI melalui adaptasi kurikulum yang mampu mempersiapkan lulusan yang siap menjawab tuntutan era industri 4.0. Di era perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih, ATVI dituntut untuk mampu menyiapkan mahasiswa yang mampu beradaptasi dan memiliki daya saing di pasar kerja yang kian kompetitif.
Workshop ATVI 2019 Mempersiapkan Kurikulum untuk Menyongsong Era Industri 4.0 1

“Jelas sekali terdapat banyak hal yang sangat menjajikan dari sisi pengembangan infrastruktur pendidikan ATVI, namun saya tak akan bosan-bosan mengingatkan bahwa kehadiran fasilitas-fasilitas baru tersebut, hanya akan memberi makna pada keseluruhan sistem pendidikan, manakala baik dosen maupun staf non-akademik, membangun sikap siap-melayani.” ungkap Direktur ATVI saat membuka kegiatan di hari pertama, ia menegaskan bahwa selain pentingnya untuk meningkatkan fasilitas, meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa juga perlu dilakukan untuk mencerminkan kepedulian kepada mahasiswa, seperti yang tercermin dalam visi dan misi ATVI.

Hari pertama Workshop mengundang beberapa Pemateri dari luar ATVI, antara lain Sr. Manager Strategic Growth dari KapanLagi Youniverse, Adam Saputra. Kemudian ada Abibayu dan Zela selaku Selebgram serta Youtubers yang cukup terkenal di era perkembangan zaman ini. Mereka pemateri dari luar, umumnya memberikan materi berupa kemajuan New Media di era digitalisasi, New Media adalah media baru dengan memanfaatkan kemudahan dari Media Sosial untuk berinteraksi bahkan untuk bekerja dan mendapatkan keuntungan.

Workshop ATVI 2019 Mempersiapkan Kurikulum untuk Menyongsong Era Industri 4.0 2

Materi ini dinilai sangat penting untuk para Dosen ATVI ketahui karena mereka harus sadar, di era kemajuan zaman ini, pekerjaan konvensional mulai berubah menjadi pekerjaan digital. Lapangan pekerjaan konvensional yang sempit dan sudah mulai berkurang, kini digantikan oleh lapangan pekerjaan digital yang terbuka seluas-luasnya untuk semua orang.

Kemudian di hari kedua, Rapat dosen dibagi menjadi 4 bagian. Yang mana dikelompokan berdasarkan kepentingannya. Kelompok pertama adalah Dosen pengampu Mata Kuliah Program Studi Produksi TV, kedua adalah Kelompok Dosen Pengampu Mata Kuliah Program Studi Jurnalistik TV, ketiga Kelompok Dosen Pengampu Mata Kuliah Umum yang diberikan terhadap seluruh Mahasiswa ATVI di kedua Program Studi. Dan yang terakhir adalah Kelompok Staf dan karyawan ATVI.

Workshop ATVI 2019 Mempersiapkan Kurikulum untuk Menyongsong Era Industri 4.0 3

Perkelompok membahas kinerja selama tahun 2018 dan apa yang perlu ditingkatkan serta diperbaiki di tahun 2019. Semua kelompok yang dibentuk membahas kepedulian terhadap Mahasiswa ATVI, bagaimana cara mengajar agar Mahasiswa tidak bosan di kelas, bagaimana meningkatkan semangat bersaing mahasiswa di era kemajuan teknologi, dan bagaimana meningkatkan ketrampilan mahasiswa di era yang persaingan kerjanya makin kompetitif ini.

Hari ketiga ditutup dengan presentasi hasil diskusi perkelompok yang sudah dibentuk di hari kedua. Kemudian ditanggapi oleh seluruh peserta workshop sekaligus jajaran pejabat ATVI, yaitu Direktur ATVI serta Wakil Direktur ATVI. Kemudian, kehadiran Koordinator LLDikti Illah Sailah di Hari ketiga juga menjadi nilai tersendiri bagi kegiatan kali ini. Karena ia menyampaikan materi kepada seluruh Dosen dan Staf ATVI agar jangan bosan-bosannya meningkatkan Sistem Pendidikan ATVI. Semoga tujuan dari Workshop kali ini dapat tercapai dan apa yang telah dibahas dan direncanakan dapat terealisasikan dengan baik.

 

Reporter dan Fotografer : Sri Ayuningsih